Mengutarakan Cinta dengan Bahasa Kasih Pasangan ~ Menjaga Tangki Kasih Pasangan Anda Selalu Penuh

LimaBahasaKasih-Hardcover

  •  Judul buku            : Lima Bahasa Kasih
  • Penulis                  : Gary Chapman
  • Nama penerbit        : Gospel Press
  • Jumlah halaman      : 320 halaman
  • Dimensi                : 130 mm x 180 mm

Mengapa kehidupan cinta setelah pernikahan sering terasa berbeda? Setelah bertahun-tahun bersama, banyak orang merasa tidak dicintai lagi oleh pasangannya. Masa-masa jatuh cinta yang penuh dengan romantisme seakan begitu cepat lenyap tersapu oleh waktu. Lamanya usia hubungan (terutama pernikahan) seringkali justru membuat rasa cinta dari pasangan seolah semakin memudar. Apa yang salah? Apakah semua orang mengalami pudarnya rasa cinta setelah menjalin hubungan dalam waktu yang cukup lama? Apakah ada cara untuk mengembalikan gairah mencintai seperti saat pertama kali jatuh cinta dengan pasangan? Apakah mungkin memperbaiki pernikahan yang nyaris hancur karena seolah tidak ada lagi cinta di antara kedua insan yang pernah mengikat janji suci bersama di hadapan Tuhan?

Pertanyaan-pertanyaan seputar cinta memang tak pernah ada habisnya. Masalah yang datang dan pergi karena cinta pun tidak akan bisa dikupas tuntas dalam satu buku. Buku Lima Bahasa Kasih—yang merupakan versi terjemahan dari buku The Five Love Languages—karya Gary Chapman, memang bukan buku yang menawarkan solusi praktis untuk menghadapi persoalan-persoalan yang terjadi dalam hubungan cinta. Namun, buku ini memberikan dasar yang sangat penting bagi setiap orang yang menginginkan hubungan cinta yang selalu hidup setiap hari.

Setiap orang berbicara dengan bahasa kasih yang mungkin berbeda satu sama lain, demikian juga dua orang insan yang telah mengikat diri menjadi pasangan. Oleh karena itu, sangat mungkin seseorang merasa telah berusaha mengutarakan cintanya, tetapi pasangannya tetap merasa tidak dicintai. Ada lima kelompok bahasa kasih menurut Gary Chapman, yaitu kata-kata pendukung, saat-saat mengesankan, pelayanan, menerima hadiah-hadiah, dan sentuhan fisik. Jika saja setiap orang mau belajar untuk mengungkapkan cinta dengan bahasa kasih pasangannya, maka memiliki hubungan cinta yang hidup dan saling meneguhkan selamanya bukanlah hal yang mustahil.

Disampaikan dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami serta dilengkapi dengan pengalaman nyata dari orang-orang yang merasakan kekosongan cinta dalam hidup perkawinannya, tetapi memiliki komitmen untuk memperbaikinya, buku Lima Bahasa Kasih ini bisa menjadi bacaan ringan yang sangat berpengaruh. Meskipun tampak cukup tebal dan butuh waktu untuk membaca keseluruhan isi buku ini, Lima Bahasa Kasih adalah salah satu buku yang sangat perlu dibaca oleh pasangan-pasangan di seluruh dunia.

Apakah Anda merindukan hubungan penuh cinta yang bertahan selamanya? Apakah Anda rela melakukan apa pun untuk memiliki hidup pernikahan yang bahagia dan penuh kasih bersama pasangan dan anak-anak Anda? Maka buku Lima Bahasa Kasih adalah buku yang sangat tepat untuk memulai usaha Anda dalam mengutarakan cinta kepada pasangan Anda, mungkin dengan cara-cara baru yang akan mengubah hidup pernikahan Anda secara tak terduga. “…jika Anda mengutarakan tindakan cinta dengan tujuan demi kepentingan orang lain, itu namanya pilihan.” Ketika setiap orang berani berkomitmen dan melakukan apa saja demi mengisi tangki kasih pasangannya, maka saat-saat menuju hubungan pernikahan yang luar biasa baru saja dimulai.

“Apabila satu tindakan tidak bisa Anda lakukan secara wajar, itulah pengutaraan cinta yang lebih besar.” ~ Gary Chapman (Lima Bahasa Kasih)

Advertisements

3 thoughts on “Mengutarakan Cinta dengan Bahasa Kasih Pasangan ~ Menjaga Tangki Kasih Pasangan Anda Selalu Penuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s