My Trip My Story: Explore Bawean (Day 3) ~ Last Day…Goodbye Bawean, Going Back Home

Hmf…tak terasa hari ini adalah hari terakhir kami berada di Pulau Bawean. Karena kapal cepat yang akan kami tumpangi nanti berangkat pukul Sembilan pagi, kami pun segera berkemas setelah selesai mandi. Sekitar jam setengah delapan, kami semua berkumpul untuk sarapan di homestay para cewek. Kami juga menikmati kudapan pagi khas Bawean yaitu kue koncok-koncok. Kue ini terbuat dari daging ikan tongkol dicampur tepung, jadi mirip seperti empek-empek Palembang, hanya saja pakai daging ikan tongkol. Rasanya gurih dan aroma ikan tongkol sangat terasa. Pokoknya nikmat deh pagi-pagi begini makan kue koncok-koncok ditemani secangkir the hangat sambil bercengkerama dengan teman-teman.

DSCF3979

Kue “koncok-koncok”  dari ikan tongkol khas Bawean..rasanya…hmmmm lazissss!!  🙂

DSCF3978

Menu sarapan hari terakhir di Bawean

Selesai sarapan, kami pun berjalan kaki menuju ke rumah ibu-ibu penjual kerupuk ikan untuk membeli bebeberapa macam kerupuk ikan khas Bawean. Kami diantar oleh ibu pemilik homestay karena rumah penjual kerupuk ini nggak jauh juga dari homestay kami. Di situ kami membeli kerupuk ikan yang sudah jadi siap makan (kerupuk ikan posot-posot) dan kerupuk mentah. Ada kerupuk yang terbuat dari daging ikan tongkol dan ikan tengiri. Oh iya kami juga sempat mendapatkan kerupuk ikan tengiri gratis dari ibu pemilik homestay. Gara-garanya si Alfin dan Ko Denny yang tanya-tanya soal kerupuk enak yang pernah mereka makan pada malam pertama kami di Bawean kemarin. Hehehe terima kasih banyak ya Bu…terima kasih atas semua hidangan lezat dan keramahan menerima kami di sini :).

kerupuk posot-posot

Kerupuk ikan “posot-posot”, salah satu oleh-oleh khas Bawean

Jam setengah sembilan kami diantar ke pelabuhan naik mobil pick up dan satu mobil Innova. Setelah sampai di pelabuhan, kami masih harus mengantre untuk masuk ke dalam kapal. Kapal yang kami naiki—Bahari Express—berangkat sekitar jam sembilan pagi. Begitu duduk di tempat masing-masing, kami langsung terlelap satu per satu. Mungkin karena pengaruh obat antimabuk yang kami minum sebelum berangkat ya hehehe. Tapi di antara kami semua, Asmi yang sepertinya paling lelap dan nyenyak tidurnya hehehe. Sekitar dua jam perjalanan, saya pun terbangun dan bersama beberapa orang teman yang juga bosan duduk di dalam ruangan penumpang, kami berjalan menuju dek kapal. Di situ kami sempat melakukan sesi pemotretan sebentar, bercanda gurau dan ngobrol sembari menanti daratan tampak di hadapan kami.

 tiket Express Bahari tiket Express Bahari_Ymu

Tiket kapal Bahari Express..kalau yang ini tiket saya masih mulus karena nggak kecemplung di air hehehe 🙂

Tak terasa akhirnya daratan pun tampak. Sekitar jam satu siang, kami tiba di Pelabuhan Gresik. Di sinilah akhirnya kami harus berpisah. Farida dijemput oleh saudarinya (yang mukanya mirip banget sama Farida hehehe), sementara yang lain diantar Rani dan mamanya untuk makan siang dulu. Sebenarnya sudah ada angkutan umum yang kami pesan untuk menjemput kami dari pelabuhan dan mengantar sampai ke Surabaya lagi, tapi berhubung angkotnya terlambat, jadi deh kami diantar mamanya Rani hehehe. Kami makan di warung soto dan nasi campur yang terletak tidak jauh dari pelabuhan. Maklum, perut sudah lumayan keroncongan setelah tiga setengah jam perjalanan di atas kapal tadi hehehe. Setelah makan siang, kami juga berpisah dengan Rani dan mamanya yang pulang ke rumahnya di Gresik. Oiya untuk makan siang ini kami juga ditraktir oleh mamanya Rani lho..hehehe jadi enak nih Tante..sering-sering ya hehehe.

IMG_20141201_115610 IMG_20141201_114627

Rambut berkibar-kibar tertiup angin (jadi mirip manusia ‘Super Saiya’ wkwkwk.. yang di sebelah kanan ini foto sama dik Alfin (salah satu personel ‘boyband ala Bawean’ hehehe)

Selesai makan, kami pun naik angkot (yang akhirnya datang juga) menuju ke terminal Gresik untuk mengantar kami rombongan Tuban naik bus kembali ke Tuban. Oh iya, kami juga mengantar Bumil (Mbak Helen) menuju gang rumahnya sebelum ke terminal Gresik. Nah…di terminal Gresik ini rombongan Tuban pun berpamitan. Seusai mengucapkan salam sampai jumpa kembali, kami rombongan Tuban pun naik bus menuju Tuban untuk kembali ke rumah, sementara angkot tadi masih melaju mengantar rombongan lain kembali ke Surabaya. Take care ya semuanya…yang masih perjalanan jauh tetap semangat ya, sampai jumpa lagi di triptrip berikutnya!

Read My Trip My Story : Explore Bawean (Final Words)

Advertisements

2 thoughts on “My Trip My Story: Explore Bawean (Day 3) ~ Last Day…Goodbye Bawean, Going Back Home

  1. Pingback: My Trip My Story: Explore Bawean (Day 2 Part 2): Gili Noko and Selayar White Sand Beach..and…Fireworks Night! | Makjoel's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s