Kenangan dari Bawean

DSCF3967

Ingatan itu masih terbayang jelas

Ketika aku berbaring di atas kapal

Memandang awan putih dan kelabu yang menghiasi langit

Langit adalah selimutku, laut adalah alas tidurku

Sesekali terasa getaran ombak

Yang mengangkatku sejenak kemudian membawanya turun kembali

Mengingatkanku akan ritme kehidupan yang naik turun

Sebentar aku dibawanya naik dan tertawa,

Sesekali aku dibawanya turun dan berduka.

Bunyi desiran ombak pun membawaku semakin hanyut

dalam suasana hening di tengah perjalanan menuju Pulau Noko

Tak ada asa, tak ada kecewa

Aku tidak mengharapkan apapun

Aku hanya menjalani dan menikmati semua yang ada

Segala yang telah disediakanNya untukku

Di langit, di dalam laut dan di atas hamparan pasir pantai

Begitu indah dan begitu mengagumkan

Siapa yang dapat menandingi keindahan ciptaanNya?

Kala aku mengagumi keindahan yang kulihat di depan mataku

Aku teringat betapa agungnya Engkau yang mencipta

Aku teringat betapa Maha Kuasanya Engkau yang menata

Tuhan yang mencipta, Tuhan yang menata,

Jika alam ini sedemikian indah dirangkaiNya,

Terlebih lagi rencanaNya dalam hidup kita

Sesaat aku terhenyak, menyadari betapa kecilnya kuasaku dibandingkan kebesaranNya

Aku yang kecil dan bukan siapa-siapa ini,

Siapakah aku sampai Ia memperhatikanku?

Bahkan dalam hal terkecil hidupku pun Ia tahu,

Ia mengatur segalanya,

Tak perlu kubimbang dan ragu akan apapun

Karena akan selalu ada tangan yang menciptakan rancangan terbaik

Untuk mencipta karya terindah dalam dan melalui diriku

Aku kembali menyadari keberadaanku

Menatap daratan dari kejauhan

Merasakan getaran mesin kapal yang sesekali ditambah getaran ombak

Aku melihat ke sekelilingku

Wajah-wajah bahagia, lelah, dan tenang orang-orang di sekitarku

Ada begitu banyak hal yang bisa dilihat,

Ada begitu banyak hal yang bisa dirasa

Ada begitu banyak hal yang bisa didengar

Ada berjuta alasan untuk bisa selalu bersyukur

Bersyukur, karena aku ada di sini,

Bersyukur, karena sekali lagi kurasakan kebesaranNya melalui alam cipataanNya,

Bersyukur karena ada begitu banyak hal indah yang boleh ada dalam hidupku

Perlahan aku menutup ingatan itu,

Menyimpannya dalam pikiranku dan kembali menatap rutinitasku

Suatu saat nanti ketika aku merindukannya,

Aku akan membukanya kembali

Dan sekali lagi mengulang perasaan itu

Suasana itu

Keindahan itu

 

After trip to Bawean Island 29 November ~ 1 December 2014

Advertisements

One thought on “Kenangan dari Bawean

  1. Pingback: My Trip My Story: Explore Bawean (Day 2 Part 2): Gili Noko and Selayar White Sand Beach..and…Fireworks Night! | Makjoel's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s