Trip to Dieng Plateau and Prau Mountain Day 4 (Part 3) : Farewell and Going Home

Kami tiba di Terminal Wonosobo sekitar jam tujuh malam. Bus kami berhenti di seberang terminal. Di situ kami mulai berpisah. Silma yang mengejar jadwal keretanya malam ini di Yogyakarta segera naik bus terakhir menuju Yogyakarta sekitar jam delapan, sementara Akbar, Ibnu, Kang Indra, Mang Mengku, Kak Ade, dan Teh Citra masih stay dan belum memutuskan akan langsung pulang atau menginap lagi semalam di Wonosobo. Sementara itu rombongan dari Tuban masih santai-santai saja karena bus Wonosobo-Semarang masih tersedia sampai malam. Saya, Mas Bambang, Jafar, Eri, dan Ibnu pun memutuskan untuk masuk ke terminal mencari oleh-oleh sementara teman-teman lain menunggu di warung penyet dekat terminal untuk makan malam. Setelah melihat-lihat, saya tidak jadi membeli oleh-oleh di terminal karena harganya yang luar biasa mahal! Hehehe…jadilah saya tidak membawa oleh-oleh dari perjalanan ini. Ini jadi pengalaman juga sih, sebaiknya ya mumpung ada kesempatan beli oleh-oleh lebih baik beli saja langsung daripada menyesal karena tidak sempat membelinya :)/.

Ketika kami kembali ke warung penyet, ternyata lauk di sana sudah habis. Yaah…akhirnya rombongan kami pun terpisah-pisah. Saya, Jafar, Eri, dan Ibnu memutuskan untuk makan malam di tempat lain. Setelah berjalan kira-kira lima menit, kami menemukan warung nasi goreng dan akhirnya memutuskan untuk makan nasi goreng di warung tersebut, sementara Mas Bambang yang juga kehabisan lauk memilih untuk makan bakso di seberang warung penyet tadi. Sambil menunggu pesanan nasi goreng kami jadi, Ibnu sempat pergi membeli ayam goreng tepung. Begitu dia kembali ke warung tempat kami menunggu sambil membawa ayam goreng itu, saya, Jafar, dan Eri pun tergoda untuk membelinya (akhirnya kami juga jadi ikut-ikutan beli hehehe). Tak lama kemudian nasi goreng pesanan kami pun tiba. Ditemani segelas es teh dan sepotong ayam goreng krispi, saya pun menikmati makan malam di Wonosobo ini.

Seusai mengenyangkan perut, kami pun kembali bergabung dengan rombongan kami yang masih menunggu di warung penyet tadi. Rupanya Kang Indra cs memutuskan untuk naik taksi ke Yogyakarta. Setelah deal harga taksi dengan sopir taksinya (yang mana untuk mencari taksi ini dibantu oleh bapak penjual di warung penyet tadi), Kang Indra, Kak Ade, Teh Citra, Mang Mengku, Ibnu, dan Akbar pun berangkat menuju Yogyakarta dengan naik taksi. Yah akhirnya kami harus berpisah juga. Setelah berpamitan dan saling bersalam-salaman (pakai cipika cipiki juga yang cewek-cewek..yang cowok jangan ya, bukan muhrim 🙂 ), sekitar jam setengah sembilan, rombongan Kang Indra cs pun berlalu dari pandangan kami. Kini hanya tersisa kami rombongan dari Tuban. Kami pun menyeberang untuk menunggu bus jurusan Semarang-Wonosobo. Perjalanan masih panjang, kawan!

Sekitar jam sembilan, tampak bus ekonomi jurusan Wonosobo-Semarang datang. Kami pun bergegas naik sambil membawa barang-barang bawaan kami. Rasanya cukup lega juga bisa naik bus ini, setidaknya kami bisa beristirahat sebentar sebelum nanti ganti bus menuju Tuban. Belum lama bus berjalan, Asmi tiba-tiba teringat sesuatu. Ia tampak bingung mencari tas berisi oleh-olehnya. Memang sebelumnya ia memasukkan oleh-oleh yang dibelinya di Kawah Sikidang ke dalam tas Dieng Culture Festival. Nah, kebetulan ternyata Mas Herman juga mempacking barangnya di tas tersebut. Sewaktu kami menunggu bus, seingat saya hanya ada satu tas itu, dan ternyata tas yang saya lihat adalah tasnya Mas Herman. Kami sempat menanyakan apakah tas berisi oleh-oleh itu terbawa oleh rombongan Kang Indra cs, tapi ternyata tidak juga. Wah wah…ya mungkin tasnya tertinggal di warung penyet tadi. Saya juga nggak aware sih kalau ada barang tertinggal di sana. Ya sudahlah, Asmi juga sudah merelakan oleh-olehnya. Sekarang yang penting kami mau beristirahat selama perjalanan ini. Setelah membayar tiket bus seharga Rp 25000,00, mata saya pun mulai terpejam seiring perjalanan yang akan membawa saya kembali ke kota kelahiran saya ini.

Kira-kira jam satu pagi, saya dibangunkan karena ternyata bus kami sudah sampai di Semarang. Saya sempat melihat suasana jalan tol yang dilewati bus kami dari arah Ungaran ini. kira-kira tiga puluh menit kemudian, kami sampai juga di Terminal Terboyo Semarang. Tempat yang sudah tidak asing lagi bagi saya, Asmi, dan Jafar. Karena kami masih harus melanjutkan perjalanan sekitar lima jam ke Tuban, kami pun mencari toilet lebih dulu. Berhubung kami tadi turun di depan terminal, agak repot juga mencari toilet nih. Saya dan Asmi pun berjalan menuju Rumah Sakit Sultan Agung dan mencari toilet di sana. Untunglah ruang tunggu rumah sakit masih terbuka dan kami pun bisa menggunakan toilet di sana. Kemudian kami segera kembali ke tempat rombongan kami tadi berkumpul. Eh ternyata sudah ada bus ekonomi jurusan Semarang-Surabaya yang akan menjadi angkutan kami ke Tuban! Kami pun bergegas naik. Memang sih bus ini tidak langsung berangkat, tetapi setidaknya kami sudah lega juga sudah naik ke bus. Akhirnya sekitar sepuluh menit kemudian, bus ini pun berangkat. Dengan membayar tiket seharga Rp 30.000,00 per orang, kami akan diantar sampai ke Tuban, kota tempat kami bekerja. Tidak sadar juga ternyata ini sudah hari Senin ya hehehe. Lagi-lagi selama perjalanan Semarang-Tuban ini saya memilih untuk tidur. Lumayan juga karena perjalanan yang akan kami tempuh nanti sekitar lima jam. Asmi yang duduk di samping saya pun sepertinya masih mengantuk. Jadilah selama kurang lebih lima jam ke depan saya tertidur meski sesekali terbangun dan melihat sinar fajar yang mulai merekah di cakrawala :).

Sekitar jam enam pagi kami tiba juga di Tuban, kota wali. Kami sempat berpikir bagaimana seandainya ketika kami sampai dan berpapasan dengan teman-teman kantor kami yang akan berangkat kerja ya? Hahaha…bukan kenapa-kenapa juga sih sebenarnya, Cuma melihat penampilan kami yang sudah kucel ini rasanya agak malu juga kalau bertemu dengan teman-teman kantor yang masih rapi dan necis karena mau berangkat kerja. Untungnya kami tiba di Mess sebelum rombongan teman-teman kantor kami berangkat, jadilah kami tidak berpapasan dengan mereka :). Kami segera menuju ke rumah masing-masing, kecuali untuk Mas Herman, Mas Vickie, dan Eri yang menuju ke rumah Jafar sebagai basecamp kami. Setelah beres-beres sebentar, saya pun membuat milo hangat dan mengambil cemilan untuk disantap bersama. Kami pun berkumpul di teras rumah saya dan bersantai sejenak sambil mengobrol. Setelah merasa cukup beristirahat, akhirnya Mas Herman, Mas Vickie, dan Eri pun kembali ke rumah dan kos masing-masing. Saya pun masuk ke dalam rumah dan mulai membereskan barang-barang yang saya bawa ke Dieng kemarin. Finally, berakhir juga perjalanan kami ke Dieng dan Gunung Prau. Pendakian pertama saya ke gunung (kalau ke Bromo nggak dihitung pendakian ya hehehe) dan pengalaman saya pertama kali mengikuti festival budaya Dieng, menyaksikan langsung ritual pencukuran rambut gembel, bertemu dengan teman-teman baru, serta banyak hal baru yang saya dapatkan dan alami selama perjalanan ini. Sampai jumpa di trip selanjutnya ya! 🙂

1779728_10152768931569293_4948261623340447494_n

 Memory Dieng Family 28~31 August 2014 ~ Love you all! 🙂

Watch our trip video by Kang Indra here.

Advertisements

2 thoughts on “Trip to Dieng Plateau and Prau Mountain Day 4 (Part 3) : Farewell and Going Home

  1. Pingback: Trip to Dieng Plateau and Prau Mountain Day 4 (Part 2) : Kawah Sikidang and Telaga Warna | Makjoel's Blog

  2. dari dieng rasanya gak lengkap kalo kalian gak mampir ke wisata arung jeram deh
    salam ngertripp saya nanda dari cv.arung jeram serayu disini saya mau menawrkan paket wisata arung jeram. gaes buat kalian yg pengin rafting bisa cp kami atau kunjungi website kami di

    phone: 089670536493 (nanda)
    bbm:56c4206e
    side: http://www.arungjeramserayu.com

    terimakasih sampai ketemu diserayu jika anda berkunjung

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s