Membuat Paspor di Kanim Semarang

Sedikit sharing tentang membuat paspor di Kantor imigrasi Semarang. Saran saya, untuk bikin paspor sekarang gak perlu lah lewat calo atau minta diuruskan agen travel karena sekarang fasilitas pembuatan paspor sudah sangat canggih dan memudahkan para calon pembuat paspor.

Bulan April yang lalu, saya berencana untuk membuat paspor karena rencananya akan saya pakai untuk rencana liburan bulan Juli nanti. Saya mendapat masukan dari teman-teman saya yang sudah pernah membuat paspor sebelumnya, bahwa mengurus pembuatan paspor sendiri itu murah dan mudah, tidak perlu lewat calo atau agen travel. Akhirnya saya putuskan untuk mengurus sendiri seperti saran teman-teman saya, apalagi setelah tahu bahwa pengurusan lewat agen atau calo bisa membuat biaya pembuatannya membengkak sampai dua kali lipat!

Pertama saya cari-cari dulu informasi tentang pembuatan paspor online. Ternyata sekarang fasilitas untuk pembuatan paspor secara online sudah ada. Memang bukan berarti kita tidak perlu ke kantor imigrasi, tetap saja kita harus ke kantor imigrasi, hanya saja prosesnya menjadi jauh lebih cepat.

Pertama, manfaatkan fasilitas imigrasi online untuk input data termasuk scan dokumen seperti KTP, kartu keluarga, dan akta kelahiran. Untuk input data ini bisa dilakukan kapan saja (saya waktu itu input data sekitar jam 9 malam) selama koneksi internet bagus. Oh iya, untuk input scan gambarnya ada batasan maksimum size gambarnya, kalau bisa warna scan dokumennya juga hitam putih saja dan formatnya harus jpeg. Setelah selesai isi data (termasuk akan diminta data email kita), cek email kita. Di situ akan ada kiriman email dari imigrasi online berisi surat tanda pendaftaran online dan surat bukti untuk pembayaran biaya pengurusan paspor ke bank. Sementara pembayaran untuk pengurusan online ini baru bisa lewat BNI, tapi itu pun kita harus datang ke bank nya sambil menunjukkan surat dari email tadi yang sudah diprint. Pembayaran ini harus dilakukan sebelum kita datang ke kantor imigrasi untuk wawancara. Jadi waktu mengisi tanggal kehadiran di kantor imigrasi pilihan kita, sebaiknya disesuaikan agar tidak terlalu mepet supaya kita masih sempat bayar di BNI. Kalau kasus saya kemarin, karena sudah terlanjur isi tanggal yang mepet, akhirnya saya minta tolong kakak saya untuk membayarkan di BNI, jadi besok paginya saya tetap bisa datang ke kantor imigrasi sambil membawa bukti pembayaran dari BNI.

Nah setelah membayar di BNI, bukti pembayaran dibawa juga untuk persiapan ke kantor imigrasi (Kanim) bersama dengan dokumen asli yang sudah kita scan sebelumnya (KTP, KK, dan akta kelahiran). Sebagai pengingat saja, sebaiknya dicek supaya nomor KTP yang kita bawa sama dengan data nomor KTP di KK (waktu itu di KK saya masih pakai nomor KTP yang lama, yang belum e-KTP jadi waktu pengambilan paspor harus bawa KK yang baru yang nomor KTP nya sama dengan nomor KTP saya sekarang).

Kantor imigrasi Semarang buka jam 7 pagi. Supaya cepat prosesnya, saya sarankan datang jam setengah tujuh. Jadi begitu kantor buka bisa langsung ambil nomor antrian awal. Setelah ambil nomor antrian, tunggu sampai nomor antrian kita dipanggil. Setelah dipanggil, dokumen kita akan dicek di meja kecil dekat pintu masuk (meja tempat ambil nomor antrian). setelah itu kita akan diberi formulir untuk dilengkapi. Siapkan bolpoin hitam untuk pengisian formulir tsb. Setelah selesai mengisi formulir, serahkan formulir ke loket 1 (karena kita sudah daftar online sebelumnya, jadi petugas gak perlu repot-repot menscan dokumen2 kita lagi). Setelah itu tunggu sampai nama kita dipanggil di loket 1. Setelah dipanggil, dokumen asli akan dicek lagi. Nah di sini kita serahkan juga bukti pembayaran biaya pengurusan yang kita dapat dari BNI. Setelah itu petugas akan meminta kita untuk menyerahkan bukti pembayaran tadi ke loket 4 pada jam tertentu atau ketika nama kita dipanggil di loket 4. Setelah kita dipanggil di loket 4 dan menyerahkan bukti pembayaran, kita akan diberi form untuk antrian interview dan foto. 

Menunggu untuk foto dan interview ini yang agak memakan waktu. Saya waktu itu datang ke Kanim sekitar jam 7.30 WIB dan baru foto serta interview sekitar jam satu siang karena jam 12 para petugas istirahat dulu. Tapi setelah itu bisa langsung pulang dan menunggu paspor jadi sekitar tiga hari setelah interview (nanti akan diberitahu tanggal pengambilannya, ditulis di form yang kita dapat dari loket 4 untuk pengambilan paspor dan dicap oleh interviewer). Waktu interview pun hanya ditanya secara singkat mengenai tujuan kepergian kita ke luar negeri dan identitas kita. Yang menarik waktu scan sidik jari, karena sidik jari saya terlalu halus akhirnya ibu petugasnya nyerah juga, mungkin biar gak jelas2 amat sidik jarinya gak apa2 lah, toh wajah saya nggak mencurigakan..hehehe.

Setelah itu saya minta tolong kakak saya untuk mengambilkan paspor saya sambil membawa KK yang baru (ngurus dulu nih KK nya, makanya pengambilan paspor saya agak telat).

Overall, saya hanya ke Kanim satu kali saja untuk foto dan interview tadi, sedangkan pengambilan paspor bisa diwakilkan ke orang lain. Kalau yang mengambilkan adalah orang yang namanya ada dalam satu KK yang sama dengan kita, nggak perlu pakai surat kuasa segala, cukup tunjukkan KTP saja waktu mengambilkan paspor kita.

Mudah kok pembuatan paspor sekarang, asalkan kita cukup sabar saja untuk mengantri dan mengikuti step-stepnya. Biaya pembuatan paspornya pun murah, hanya Rp 255.000,00. Nah, mari kita sukseskan program pengurusan paspor tanpa melalui calo. Selain melatih kita untuk tahu proses pengurusan dokumen sendiri, biaya yang kita keluarkan pun lebih irit lho…

Selamat membuat paspor! 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Membuat Paspor di Kanim Semarang

  1. Pingback: Membuat Paspor di Kanim Semarang | Makjoel's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s