Life of Pi – Trusting God’s Presence

Senin, 03 Desember 2012
Hari Sabtu yang lalu saya baru saja menonton sebuah film di bioskop berjudul Life of Pi. Mungkin bagi sebagian orang film ini akan menjadi agak membosankan, apalagi buat para penggemar film action hahaha… Namun bagi saya yang menyukai film-film sarat dengan nilai-nilai kehidupan, menurut saya film ini termasuk salah satu film yang layak ditonton. Meskipun film ini tidak mengungkap dengan gamblang nilai-nilai kehidupan yang ingin diajarkannya, film ini mampu menarik orang untuk menontonnya karena dikemas dengan alur yang apik dan menyentuh hati.
Singkat saja mengenai film ini, dikisahkan tentang seorang pria yang dipanggil “Pi” (ada sejarah panjang mengapa ia dipanggil demikian—silakan saksikan sendiri filmnya atau baca novelnya). Ia bercerita tentang pengalamannya mencari Tuhan, dimana dalam perjalanan pencariannya itu ia mengalami kekecewaan, ketakutan, musibah, ketakutan, dan nyaris keputusasaan. Namun, dengan berbagai cara Tuhan rupanya senantiasa menyertainya. Tuhan senantiasa memercikkan api semangat di saat Pi sudah nyaris putus asa. Bahkan melalui hal-hal dan cara-cara yang unik, Tuhan mengajarinya untuk bertahan di tengah situasi yang sangat memungkinkan untuk membuatnya kehilangan harapan. Satu hal yang sangat menarik menurut saya, adalah ketika Pi menyadari bahwa melalui sesuatu yang ditakutinya, sesuatu yang membuatnya lelah, sesuatu yang tidak diinginkannya, Tuhan membuatnya bertahan hidup. Bahkan, Pi sendiri berkata bahwa jika tidak ada ‘sesuatu’ yang ditakutinya itu, sesuatu yang membuatnya harus berjuang demikian keras—ia mungkin tidak akan bertahan—ia bisa saja mati.


Sungguh menarik dan menyentuh ketika melihat kesadaran seseorang akan kuasa Tuhan yang dinyatakan dalam situasi sulit. Banyak di antara kita, bahkan termasuk saya pun, seringkali hanya bisa mengeluh saat pencobaan datang dalam kehidupan kita. Perasaan-perasaan yang negatif dengan mudahnya bermunculan kala kita sedang berada di dalam situasi yang sulit. Bahkan sama seperti yang dirasakan Pi pada awal perjuangannya, kekecewaan kepada Tuhan, dan sebuah pertanyaan besar yang kita ajukan kepadaNya: “Mengapa hal ini terjadi padaku?” Saat kita mengalami situasi yang sulit dan begitu menyesakkan, bukan tidak mungkin kita bisa kehilangan keyakinan kita kepadaNya. Saat kita telah berdoa dan pasrah kepadaNya, saat kita merasa telah melakukan segalanya, tetapi pertolonganNya belum juga kita rasakan…pada saat-saat seperti itulah iman kita benar-benar diuji. Dan di dalam film Life of Pi ini pun, Pi mengalami saat-saat terberat dalam hidupnya. Saat dimana ia sudah merasa tidak mampu lagi bertahan dan sungguh memasrahkan diriNya kepada Tuhan. Namun, justru setelah mengalami penyerahan diri sepenuhnya itulah, jalan Tuhan mulai terbuka.
Film ini mengajarkan banyak hal, dan satu hal terutama yang menurut saya patut digarisbawahi adalah keyakinan kita akan keberadaan Tuhan. Seringkali kita berkata bahwa kita percaya Tuhan itu ada, tetapi dalam kehidupan kita sehari-hari kita sering merasa cemas dan meragukan kuasaNya. Sungguh bertolak belakang, bukan? Jika kita percaya bahwa Tuhan itu ADA dan kita tahu dan percaya bahwa Tuhan mampu membuat apapun terjadi—bahwa tidak ada yang mustahil bagiNya, mengapa kita masih juga sering merasa cemas, takut, dan ragu? Tentu saja memiliki perasaan-perasaan itu adalah manusiawi, dan sangat wajar ketika kita merasa cemas saat pencobaan datang. Namun yang perlu diingat, jangan terlalu lama berada dalam kecemasan dan ketakutan itu. Ingatlah bahwa Tuhan selalu ada di sisi kita, menyertai kita dan membimbing kita. Percayalah bahwa saatnya akan tiba dimana Tuhan akan menunjukkan jalanNya, dan membawa kita keluar dari persoalan-persoalan yang kita alami.
Hidup mungkin tidak terasa mudah, tetapi dengan keyakinan bahwa Tuhan itu ADA, kita bisa belajar dari keyakinan yang dimiliki oleh Pi, sampai akhirnya kita melihat Ia membukakan jalanNya bagi kita dan membawa kita menuju kemenangan atas segala masalah yang kita hadapi.

Advertisements

One thought on “Life of Pi – Trusting God’s Presence

  1. Pingback: Life of Pi – Trusting God’s Presence « Makjoel’s Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s